Menariknya kenikmatan dunia sehingga enggan untuk menikmati ibadah. Menariknya kenikmatan dunia sampai bisa menutupi fatamorgana yang sebenarnya. Padahal kenikmatan dalam ibadah jauh lebih berharga meski sulit bagi yang awam, hasil dari kenikmatan ibadah adalah ketenangan dan kebahagiaan dunia dan akhirat. Bagaimana tidak dikatakan seseorang banyak memilih dunia. Karena sedikitnya kesadaran mereka terhadap kematian dan hari pembalasan. Adapula yang sibuk dengan kenikmatan ibadahnya namun mereka lupa bahwa hidup tak hanya berdo'a melainkan Allah SWT menyuruh hambaNya untuk berikhtiar. Banyak kita ambil pelajaran baik disekeliling kita maupun diri kita sendiri yang masih tergiur dengan popularitas, kemewahan, kebebasan dan kebahagiaan yang sebenarnya hanyalah sementara. Semua tidak salah namun jikalau sampai melalaikan kewajiban kita sebagai ciptaan Allah SWT itu salah. Karena tujuan Allah SWT menciptakan kita tidak lain adalah untuk b...